A. Pemasaran Industri
Pemasaran industri juga disebut sebagai
bisnis ke "pemasaran bisnis". Pemasaran Industial adalah pemasaran
produk dan layanan kepada organisasi bisnis, organisasi bisnis (atau industri)
termasuk perusahaan manufaktur, usaha pemerintah, organisasi sektor swasta,
lembaga pendidikan, rumah sakit, distributor, dan dealer.
B. Perbedaan
pemasaran konsumen dengan pemasaran industri
Perbedaan antara Pemasaran Industri dan
Pemasaran Konsumen
Tugas dasar manajemen manajemen berlaku
untuk konsumen dan pemasaran industri. Tugas-tugas ini adalah:
1. Menentukan target pasar
2. Mengetahui kebutuhan dan keinginan
pasar target
3. Mengembangkan produk dan layanan
untuk memenuhi persyaratan pasar tersebut
4. Mengembangkan program pemasaran atau
strategi untuk mencapai dan memuaskan pelanggan target, lebih baik dan lebih
cepat dari pesaing.
Dibandingkan dengan pemasaran kosumen,
pemasaran industri lebih merupakan tanggung jawab manajemen umum. Terkadang,
sulit untuk memisahkan strategi pemasaran industri dari strategi perusahaan
(perusahaan). Dalam pemasaran konsumen, sering kali perubahan dalam strategi
pemasaran dilakukan dalam departemen pemasaran, melalui perubahan dalam iklan,
promosi penjualan, pengemasan.
C. Karakteristik dari pasar industri antara lain :
1. Pembeli
lebih sedikit dibandingkan dengan pasar konsumsi,
pasar industri memiliki jumlah industri yang jauh
lebih kecil. Misalnya Good Year, Tire Company, masih sangat tergantung pada
pesanan dari salah satu pabrik terbesar.
2. Pembeli
dengan skala yang lebih besar.
Dalam pasar yang sangat luas, jumlah pembeli sangat
sedikit namun volume pembelian sebagian besar banyak yang dikonsumsi.Contohnya
Jenis industri seperti sepeda motor, telepon, telegram, rokok, mesin pesawat
terbang dan suku cadangnya, dan serat organik. Empat
besar dari produsen tersebut di atas memberi lebih dari 70 % hasil produksi.
3. Hubungan
yang erat antara pemasok dan pelanggan
dikarenakan dengan
sedikitnya jumlah pelanggan dan pentingnya serta kuatnya posisi pelanggan besar
pada pemasok, maka terlihat adanya hubungan erat antara pelanggan dengan
pemasok dalam pasar industri. Pemasok seringkali diminta untuk menyesuaikan
produk mereka dengan kebutuhan pelanggan secara individual.
4. Pembeli
yang terpusat secara geografis.
Di Amerika, lebih dari setengah jumlah pembeli yang
terdapat dalam pasar industri terpusat pada tujuh negara bagian. Konsentrasi geografis lebih terlihat pada industrinya,
karet dan besi baja.
5. Permintaan
turunan.
Kalau kita pelajari sebenarnya permintaan pasar atas
barang industri pada akhirnya berasal dari permintaan atas barang konsumsi.
6. Permintaan
inelastik.
Permintaan total atas barang- barang dan jasa industri
tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga. Misalnya, Pabrik sepatu tidak
akan membeli kulit dalam jumlah yang lebih besar hanya karena jatuhnya harga.
Sebaliknya juga mereka tidak akan mengurangi pembelian bila harganya naik,
kecuali mereka mereka mendapatkan pengganti dari kulit yang memadai.
7. Permintaan
Berfluktuasi.
Permintaan atas barang dan jasa industri cenderung
lebih mudah berubah daripada barang industri. Hal ini terjadi terutama pada
permintaan mesin- mesin dan peralatan baru.
8. Pembelian
professional.
Barang- barang
industri biasanya dibeli oleh agen yang sudah terlatih secara professional.
Mereka menggunakan setiap jam kerja mereka untuk belajar yakni bagaimana cara
membeli yang lebih baik.
9.
Beberapa pengaruh pembelian.
Pada
umumnya lebih banyak orang yang mempengaruhi pengambilan keputusan
pada setiap pembelian dari barang industri. Dibandingkan dengan pengambilan
keputusan pembelian produk konsumen
Sumber : Havaldar, Krishna. Industrial
Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.

No comments:
Post a Comment