Saturday, October 5, 2019

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN INDUSTRI M1 (PENGANTAR PEMASARAN INDUSTRI)



A. Pemasaran Industri
Pemasaran industri juga disebut sebagai bisnis ke "pemasaran bisnis". Pemasaran Industial adalah pemasaran produk dan layanan kepada organisasi bisnis, organisasi bisnis (atau industri) termasuk perusahaan manufaktur, usaha pemerintah, organisasi sektor swasta, lembaga pendidikan, rumah sakit, distributor, dan dealer.


B. Perbedaan pemasaran konsumen dengan pemasaran industri
Perbedaan antara Pemasaran Industri dan Pemasaran Konsumen

Tugas dasar manajemen manajemen berlaku untuk konsumen dan pemasaran industri. Tugas-tugas ini adalah: 
1. Menentukan target pasar 
2. Mengetahui kebutuhan dan keinginan pasar target 
3. Mengembangkan produk dan layanan untuk memenuhi persyaratan pasar tersebut 
4. Mengembangkan program pemasaran atau strategi untuk mencapai dan memuaskan pelanggan target, lebih baik dan lebih cepat dari pesaing.


Dibandingkan dengan pemasaran kosumen, pemasaran industri lebih merupakan tanggung jawab manajemen umum. Terkadang, sulit untuk memisahkan strategi pemasaran industri dari strategi perusahaan (perusahaan). Dalam pemasaran konsumen, sering kali perubahan dalam strategi pemasaran dilakukan dalam departemen pemasaran, melalui perubahan dalam iklan, promosi penjualan, pengemasan.



C. Karakteristik dari pasar industri antara lain : 

1.   Pembeli lebih sedikit dibandingkan dengan pasar konsumsi,
      pasar industri memiliki jumlah industri yang jauh lebih kecil. Misalnya Good Year, Tire Company, masih sangat tergantung pada pesanan dari salah satu pabrik terbesar.

2.   Pembeli dengan skala yang lebih besar.
      Dalam pasar yang sangat luas, jumlah pembeli sangat sedikit namun volume pembelian sebagian besar banyak yang dikonsumsi.Contohnya Jenis industri seperti sepeda motor, telepon, telegram, rokok, mesin pesawat terbang dan suku cadangnya, dan serat organik. Empat besar dari produsen tersebut di atas memberi lebih dari 70 % hasil produksi.

3.   Hubungan yang erat antara pemasok dan pelanggan
      dikarenakan dengan sedikitnya jumlah pelanggan dan pentingnya serta kuatnya posisi pelanggan besar pada pemasok, maka terlihat adanya hubungan erat antara pelanggan dengan pemasok dalam pasar industri. Pemasok seringkali diminta untuk menyesuaikan produk mereka dengan kebutuhan pelanggan secara individual.

4.   Pembeli yang terpusat secara geografis.
      Di Amerika, lebih dari setengah jumlah pembeli yang terdapat dalam pasar industri terpusat pada tujuh negara bagian. Konsentrasi geografis lebih terlihat pada industrinya, karet dan besi baja.

5.   Permintaan turunan.
      Kalau kita pelajari sebenarnya permintaan pasar atas barang industri pada akhirnya berasal dari permintaan atas barang konsumsi.

6.   Permintaan inelastik.
      Permintaan total atas barang- barang dan jasa industri tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan harga. Misalnya, Pabrik sepatu tidak akan membeli kulit dalam jumlah yang lebih besar hanya karena jatuhnya harga. Sebaliknya juga mereka tidak akan mengurangi pembelian bila harganya naik, kecuali mereka mereka mendapatkan pengganti dari kulit yang memadai.

7.   Permintaan Berfluktuasi.
      Permintaan atas barang dan jasa industri cenderung lebih mudah berubah daripada barang industri. Hal ini terjadi terutama pada permintaan mesin- mesin dan peralatan baru.

8.   Pembelian professional.
      Barang- barang industri biasanya dibeli oleh agen yang sudah terlatih secara professional. Mereka menggunakan setiap jam kerja mereka untuk belajar yakni bagaimana cara membeli yang lebih baik.

 9. Beberapa pengaruh pembelian.
           Pada umumnya lebih banyak orang yang mempengaruhi pengambilan     keputusan pada setiap pembelian dari barang industri. Dibandingkan dengan pengambilan keputusan pembelian produk konsumen

Sumber : Havaldar, Krishna. Industrial Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.


No comments:

Post a Comment