Monday, November 18, 2019

Era baru untuk Sepatu Sepak Bola lokal!!

Zee football shoes concept


dimana saya berikiran untuk membuat sepatu yang ringan namun nyaman di kaki yang lebar maupun kaki yang tidak lebar sehingga tidak membuat kaki pegal saat bermain bola maka dari itu saya membuat kombinasi yang modern dimana bagian depan sepatu saya menggunakan bahan kulit kangguru atau biasa yang digunakan dalam industri sepatu bola kangaroo leather, kangaroo leather ini durability dan kenyamanan nya lebih baik dibandingkan kulit lain nya. Sampai bagian belakang saya menggunakan bahan mesh atau bahan sintetis yang ringan walaupun saya kepikiran untuk menggunakan bahan knit atau rajutan seperti sepatu lain nya namun saya lebih berfikir untuk menggunakan bahan sintetis. Dibagian heel atau belakang sepatu saya menggunakan speed frame yang keras dan ringan sekali untuk sepatu tipe speed ini agar pemain merasakan nyaman saat menggunakan. Untuk Pull sepatu saya mengikuti sol nike mercurial vapor superfly elite dan adidas x19+ yang menggunakan skeleton system dimana pull sepatu bagian depan dan bagian belakang tidak menyatu agar dapat grip atau cengkraman yang sangat baik di dalam lapangan dan lebih nyaman dibanding sol lain nya dan material sol menggunakan carbon fibre agar ringan dan kuat. selanjutnya untuk lidah sepatu di atas itu bisa dilipat karna saya liat para penggemar sepatu bola sangat merindukan lidah sepatu yang bisa di lipat karna eksistensi adidas predator pulse yang digunakan David Beckham dan Zinedine Zidane. Terakhir untuk insole atau bagian dalam sepatu saya menggunakan insole yang ringan agar tidak membuat sepatu semakin berat dan bagian heel dalam saya akan memberikan foam dibawah mata kaki agar tidak pegal dan capek. saya menargetkan untuk berat sepatu ini mencapai 150 gram dimana untuk sepatu ini termasuk sangat ringan.



spesifikasi
Upper depan : kulit kangguru
Upper belakang : mesh
tipe sol : speed frame dan carbon fibre
berat : 150 gram

Saturday, November 16, 2019

Tugas Manajemen Pemasaran Industri M7 ( Strategi Produk dan Pengembangan Produk baru )

Produk adalah segala sesuatu yang diharapkan yang dapat memenuhi kebutuhan manusia ataupun organisasi. Produk yang berhasil berarti produk yang dapat benar-benar memenuhi kebutuhan dan keinginan atau selera konsumennya. Sebaliknya produk yang gagal adalah produk yang tidak mampu memenuhi kebutuhan serta selera konsumennya.

Strategi produk adalah suatu strategi yang dilaksanakan oleh suatu perusahaan yang berkaitan dengan produk yang dipasarkannya dan juga berhubungan pula dengan hal-hal lain atau atribut lain yang melekat pada produk tersebut. Hanya dengan kepuasaan konsumen maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan, jadi kepusaan konsumen haruslah menjadi dasar utama bagi perencanaan strategi produk. Dengan demikian produsen atau penjual harus menyediakan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen.

Strategi Produk dan Pengembangan Produk baru
A.      Pengertian produk industry
Entitas fisik termasuk seperangkat entitas ekonomi, teknik, hukum, dan hubungan personal antara pembeli dan penjualan.
 Dari sisi konsumen, Produk adalah kombinasi dari:
-          Properti dasar: produk generik yang memenuhi kebutuhan dasar konsumen
-          Pengembangan: Properti yang dikembangkan

B.      Faktor Penentu Perubahan Strategi Produk
-          Kebutuhan konsumen
-          Tehnologi
-          Kebijakan pemerintah/hukum
-          Daur hidup produk

C.      Pengembangan produk
-          Produk inovatif dan produk baru di dunia
-          Produk baru bagi perusahaan
-          Perbaikan produk atau pengembangan produk yang ada dalam pasar saat ini l Penambahan lini produk saat ini
-          Repositioning produk saat ini di segemen pasar baru
-           Produk dengan pengurangan biaya tanpa pengurangan manfaat

D.      Daur hidup produk industry
-          Tahap perkenalan
-          Tahap pertumbuhan
-          Tahap kedewasaan
-          Tahap penurunan

E.       Faktor Penyebab Kegagalan Produk Industri
-          Produk baru tidak memuaskan kebutuhan konsumen
-          Tidak ada perbedaan yang disnifikan dengan produk yang sudah ada
-          Produk baru todak memberikan manfaat yang lebih baik
-          Perusahaan dengan kelemahan pada proses pengenbangan produk baru tersingkir oleh pesaing yang memiliki kualitas [roduk tinggi dan pemasaran yag efektif
-          Harga produk baru lebih malah dari produk lama

F.       Faktor Sukses Produk Baru
-          Keunggulan dan keunikan produk
-          Efektifitas pemasaran
-          Kemampuan teknik dan produksi

G.     Proses pengembangan produk
-          Penemuan gagasan
-          Penyaringan gagasan
-          Konsep pengembangan dan pengujian
-          Analisis sisi bisnis
-          Pengembangan produk
-          Pengujian sisi pasar
-          Komersialisasi
H.      Inovasi Dan Kemampuan Berkompetisi
Inovasi dibutuhkn untuk:
-          Membuat produk baru
-          Peningkatan proses manufactur
-          Membuat distribusi pemasaran lebih efektif
-          Meningkatkan layanan kepada konsumen

I.        Aspek Kunci Pemasaran Dengan Teknologi Tinggi
-          Pembedaan karakteristik pemasaran teknologi tinggi
-          Dampak siklus hidup adposi teknologi
-          Sifat unik strategi pemasaran teknologi tinggi
a.       Rencana peoduk secara keseluruhan
b.      Pengembangan persekutuan (develop partnership)
c.       Keunikan Strategi positoning
d.      Stratgei komunikasi
e.      Strategi distribusi dan Strategi harga


referensi :
Havaldar, Krishna. Industrial Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.

Friday, November 8, 2019

design sepatu bola made by me

Zee football shoes concept


dimana saya berikiran untuk membuat sepatu yang ringan namun nyaman di kaki yang lebar maupun kaki yang tidak lebar sehingga tidak membuat kaki pegal saat bermain bola maka dari itu saya membuat kombinasi yang modern dimana bagian depan sepatu saya menggunakan bahan kulit kangguru atau biasa yang digunakan dalam industri sepatu bola kangaroo leather, kangaroo leather ini durability dan kenyamanan nya lebih baik dibandingkan kulit lain nya. Sampai bagian belakang saya menggunakan bahan mesh atau bahan sintetis yang ringan walaupun saya kepikiran untuk menggunakan bahan knit atau rajutan seperti sepatu lain nya namun saya lebih berfikir untuk menggunakan bahan sintetis. Dibagian heel atau belakang sepatu saya menggunakan speed frame yang keras dan ringan sekali untuk sepatu tipe speed ini agar pemain merasakan nyaman saat menggunakan. Untuk Pull sepatu saya mengikuti sol nike mercurial vapor superfly elite dan adidas x19+ yang menggunakan skeleton system dimana pull sepatu bagian depan dan bagian belakang tidak menyatu agar dapat grip atau cengkraman yang sangat baik di dalam lapangan dan lebih nyaman dibanding sol lain nya dan material sol menggunakan carbon fibre agar ringan dan kuat. selanjutnya untuk lidah sepatu di atas itu bisa dilipat karna saya liat para penggemar sepatu bola sangat merindukan lidah sepatu yang bisa di lipat karna eksistensi adidas predator pulse yang digunakan David Beckham dan Zinedine Zidane. Terakhir untuk insole atau bagian dalam sepatu saya menggunakan insole yang ringan agar tidak membuat sepatu semakin berat dan bagian heel dalam saya akan memberikan foam dibawah mata kaki agar tidak pegal dan capek. saya menargetkan untuk berat sepatu ini mencapai 150 gram dimana untuk sepatu ini termasuk sangat ringan.



spesifikasi
Upper depan : kulit kangguru
Upper belakang : mesh
tipe sol : speed frame dan carbon fibre
berat : 150 gram

Thursday, November 7, 2019

Tugas Manajemen Pemasaran Industri M6 ( Segmentasi Pasar Industri, Target Pasar dan Positioning )


1.      Segmentasi Pasar Industri
a.      Pentingnya Segmentasi Pasar
Dalam sebuah marketing, tentu saja sebuah produk harus ditargetkan pada konsumen yang sesuai, baik itu dari usia, kesanggupan, kebutuhan ataupun keinginan. Maka dalam pemasaran dibutuhkan yang namanya segmentasi.
Segmentasi pasar sendiri adalah tindakan membagi suatu pasar menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda – beda yang mungkin membutuhkan produk – produk dan atau kombinasi pemasaran yang terpisah Segmentasi pasar ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak pasar yang menginginkan produk yang akan dipasarkan.

b.      Jenis – jenis Segmentasi
Segmentasi geografik
Segmentasi geografik adalah membagi pasar menjadi beberapa unit secara geografik seperti negara, regional, negara bagian, kota atau komplek perumahan. Sebuah perusahaan mungkin memutuskan untuk beroperasi dalam satu atau beberapa wilayah geografik ini atau beroperasi disemua wilayah tetapi lebih memperhatikan perbedaan kebutuhan dan keinginan yang dijumpai. Banyak perusahaan dewasa ini “meregionalkan” progam pemasaran mereka, melokalkan produk, iklan, promosi, dan usaha penjualan agar sesuai dengan kebutuhan masing –  masing wilayah.

Segmentasi demografis
Segmetasi demografik adalah suatu proses yang membagi – bagi pasar menjadi kelompok – kelompok berdasarkan variabel – variabel demografi seperti umur, jenis kelamin, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, pendapatan,pekerjaan, pendidikan, tempat tinggal, agama, ras dan kebangsaan.
Variabel – variabel demografis merupakan dasar yang paling populer untuk menentukan kelompok – kelompok pelanggan, karena keinginan kebutuhan, dan tingkat pemakaian konsumen seringkali berkaitan sangat erat dengan variabel demografis dan juga variabel demografis lebih mudah diukur dari pada kebanyakan variabel lain.
Bahkan kalaupun segmen pasar ditetapkan dengan dasar yang lain (non demografis ) karakteristik demografis mereka harus diketahui pula untuk menaksir besarnya pasar sasaran dan memenuhi kebutuhan mereka secara efisien.

Segmentasi psikologis
Dalam segmentasi psikikografis maka pembeli dibagi menjadi kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
Mensegmentasi Pasar Industri
Pembeli di pasar industri  dapat disegmentasikan secara geografis atau menurut manfaat yang dicari, status pengguna, tingkat penggunaan, dan status loyalitas. Dalam industri terpilih sebuah perusahaan dapat mensegmentasi lebih lanjut berdasarkan ukuran pelanggan atau lokasi geografik.

Syarat Segmentasi  yang Efektif
Dalam melakukan segmentasi perusahaan perlu memperhatikan efektifitas segmentasi tersebut. Agar dapat berguna secara maksimal, maka setiap segmen pasar harus menunjukan lima karakteristik :
1.      Dapat diukur ( Measurabel ) Ukuran, daya beli, dan profil pasar harus dapat diukur dengan tingkat tertentu.
2.      Dapat dijangkau ( Accessible ) Segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
3.      Cukup besart  ( Substantial ) Segmentasi pasar cukup besar atau cukup memberi laba yang dapat diloyani. Suatu segmen merupakan kelompok homogenyang cukup bernilai untuk dilayani oleh progam pemasaran yang sesuai.
4.      Dapat dibedakan ( Differentiabel ) Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.
5.      Dapat dilaksanakan ( Actionable ) Actionable berarti segmen tersebut dapat dijangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

2.      Target Pasar
Segmentasi pasar menimbulkan peluang segmen pasar yang dihadapi perusahaan. Perusahaan tersebut mengevaluasi berbagai segmen dan memutuskan beberapa banyak segmen yang harus dicakup serta segmen mana yang akan dilayani.
Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda perusahaan harus melihat pada tiga faktor ukuran dan pertumbuhan segmen, daya tarik struktural serta tujuan dan sumber daya perusahaan.
Memilih  segmen pasar
Setelah mengevaluasi beberapa segmen perusahaan berharap mendapatkan satu atau lebih segmen pasar yang bernilai untuk dimasuki.
Perusahaan harus memutuskan berapa banyak dan segmen mana yang akan dilayani yang biasa dinamakan marketing target atau pasar sasaran.
Pasar sasaran adalah sekelompok pembeli yang mempunyai kebutuhan atau karakteristik yang sama yang ingin dilayani oleh perusahaan.
5 pola pemilihan pasar sasaran :
1.      Konsentrasi pada segmen tunggal
Perusahaan memilih sebuah segmen tunggal yang memiliki kesamaan alami pada kunci persyaratan untuk sukses di segmen ini.
Melalui pasar yang terkonsentrasi maka perusahaan posisi pasar yang kuat dalam segmen. Dana yang terbatas segmen tanpa pesaing, titik tolak untuk ekspansi.
2.      Spesialisasi selektif
Perusahaan memilih beberapa segmen masing – masing dilihat daya tariknya dan kesesuaian dengan tujuan serta sumber daya perusahaan.
3.      Spesialisasi Produk
Perusahaan berkonsentrasi pada pembuatan satu produk tertentu yang dijual ke beberapa segmen pasar. Melalui strategi ini perusahaan membangun reputasi tinggi dalam satu area produk yang khusus, resiko akan muncul bila produk tersebut dikalahkan oleh teknologi yang lebih baru.
4.      Spesialisasi pasar
Perusahaan berkonsentrasi untuk melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok tertentu. Perusahaan mencapai reputasi yang tinggi dalam spesialisasi pelayanan kelompok pelanggan.
5.      Jangkauan pasar secara penuh
Perusahaan berusaha untuk melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang diperlukan.
Perusahaan besar dapat menjangkau pasar dengan dua cara yaitu melalui pemasaran yang tidak dibedakan dan dibedakan.
1.      Pemasaran yang tidak dibedakan ( Undiferentiated Marketing )
Perusahaan mengabaikan perbedaan segmen pasar dan melayani keseluruhan pasar dengan satu penawaran.
Pemasaran ini akan menghemat biaya persediaan ( lini produk yang sempit ) dan biaya pengangkutan.
2.      Pemasaran yang dibedakan / pemasaran serba aneka ( Diferentiated Marketing )
Perusahaan memilih untuk beroperasi pada beberapa segmen pasar dan merancang progam pemasaran yang berbeda untuk setiap segmen.
Pemasaran terpusat
Perusahaan mencari pangsa pasar / market share yang besar dalam sebuah sub pasar dari pada mengejar market share yang kecil dalam sebuah pasar yang besar. Strategi ini cocok bagi perusahaan yang sumber dananya terbatas.

3.      POSITIONING )
Posisi produk adalah bagaimana produk didefinisikan oleh konsumen atas dasar atribut – atribut yang menyertai dibanding dengan produk pesaing dalam benak konsumen.
Strategi penentuan posisi pasar
1.      Atas dasar atribut produk
Contoh harga murah, manfaat yang diberikan, rasa yang enak.
2.      Peristiwa penggunaan
Isotonik diposisikan sebagai minuman untuk menggantian zat cair dan gas tubuh para atlet pada musim panas.
Pada musim dingin diposisikan sebagai minuman yang digunakan manakala dokter menganjurkan meminum banyak cairan.


referensi :
Havaldar, Krishna. Industrial Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.
https://alvanlovi.wordpress.com/2013/12/28/segmentasi-targeting-dan-positioning/
https://www.academia.edu/8616373/Segmentasi_Pasar_Targeting_Dan_Positioning_Pasar

Friday, November 1, 2019

Tugas Manajemen Pemasaran Industri M5 ( Intelejen Pemasaran Industri dan Riset Pemasaran )

A. Pentingnya Riset Pemasaran
riset pasar untuk mengetahui selera pasar dan apa yang sedang menjadi tren di pasaran. Dengan mengetahuinya anda dapat dengan mudah merencanakan cara untuk memasarkan produk usaha anda. Banyak hal yang bisa anda dapatkan dengan melakukan riset pasar sebelum memasarkan produk usaha anda.
Pertama, melalui diadakannya riset pemasaran anda akan mencari tahu kebiasaan pasar sehingga dalam penentuan strategi pemasaran produk lebih tepat sasaran dan lebih terarah. Jadi pentingnya riset pemasaran bagi anda yang memiliki suatu usaha tentunya akan berkaitan dengan penentuan keputusan tentang bagaimana strategi pemasaran yang akan dilakukan. Ketika anda berkeinginan untuk memasarkan produk anda, pastinya anda pernah memikirkan cara apakah yang paling diterima oleh masyarakat. Nah inilah beberapa fungsi yang bisa anda dapatkan dari riset pasar.
Kedua, mengehemat waktu serta tenaga dan juga tentunya material. Lebih ke arah efisiensi. Anda dapat mengetahui kemana arah dari konsumen anda, dengan begitu langkah dan strategi yang akan anda buat akan jauh lebih terukur dan terencana bukan? Melalui riset pasar anda akan mengetahui apakah kira-kira yang menjadi cara paling efektif untuk memasarkan produk anda. Jadi anda bisa menghemat beberapa persen budget yang anda miliki, karena anda melakukan sesuatu usaha pemasaran yang benar-benar dibutuhkan. Anda bisa menyimpan lebih banyak anggaran ketika melakukan suatu riset pasar. Anda bisa memperhitungkan dengan mudah apa saja yang anda butuhkan utnuk melakukan pemasaran produk usaha anda. Jadi, tidak akan ada lagi langkah-langkah yang tanpa perhitungan. Bagaimana terdengar sangat menarik bukan?
Ketiga, melihat seberapa besar peluang pemasaran di setiap daerah. Tentunya dalam suatu riset pemasaran anda akan melakukannya secara merata di setiap daerah pilihan, entah dipilih secara acak ataupun sistematis. Anda dapat memanfaatkan jaringan internet sehingga tidak perlu menghabiskan banyak modal untuk langsung mendatangi area yang dimaksud. Anda bisa menggunakan aplikasi survey online dan menyebarkannya ke setiap daerah yang anda inginkan. Sangat mudah diaplikasikan dan tentunya terjangkau. Melalui riset pasar anda bisa sekaligus melihat keinginan pasar tentang suatu produk sejenis. Tentunya hal ini akan memberikan gambaran untuk anda dan usaha anda untuk menciptakan usaha penguatan produk anda.
B. Perbedaan Riset Pemasaran Industri Dengan Riset Pasar Konsumen
Riset pasar konsumen
Pasar Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Pengertian pasar secara sempit adalah suatu tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transasksi jual beli dan jasa. Sedangkan pengertian pasar secara luas adalah tempat bertemunya penjual yang mempunyai kemampuan untuk menjual barang atau jasa dan pembeli yang mengeluarkan uang untuk membeli barang dengan harga tertentu. Pasar Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Sedangkan menurut salah satu ahli pemasaran pasar konsumen adalah pasar yang dimana pembelinya adalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan. 
·  Apa yang dibeli? Barang dan jasa konsumsi.
·  Mengapa membeli? Untuk memuaskan kebutuhan. Sedangkan timbulnya kebutuhan disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: perkembangan fisik, sosial, ekonomi, dll.
·  Siapa yang membeli? Satu, beberapa orang, atau mereka yang berada dalam suatu kelompok yang disebut unit pengambilan keputusan, yang terdiri dari : 
a)      initiator, yakni orang yang pertama kali mempunyai ide untuk membeli produk. 
b)       Influencer yakni orang yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian.
c)      Decider yakni orang yang menentukan secara sebagian atau secara keseluruhan
dari keputusan pembelian. 
d)     Purchaser yakni orang yang melaksanakan pembelian. 
e)      User, yakni orang yang memakai atau mengkonsumsikan. 
· Bagaimana membelinya? Dengan cara reminder buying atau sugesstion buying. Reminder buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada ingatan. Sedang suggestion buying adalah pembelian tanpa direncanakan yang didasarkan pada suatu sasaran dari orang lain. contohnya pada toko online indonesia yaitu ekiosku.com mengadakan sebuah gebrakan pemasaran untuk meramaikan situsnya dengan membuat sebuah program affiliate ekilink yang saat ini terkenal dengan julukan Cari Uang Lewat Ekiosku.com oleh para netter indonesia. Dosen : Desti Dirnaeni, S.E.,M.

Riset pemasaran industri
Pasar Industri Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Pasar industri adalah pasar dimana konsumen membeli suatu produk industri bukan untuk kepentingan indiividu melainkan untuk kepentingan suatu badan usaha atau organisasi. Konsumen industri terdiri atas badan usaha perorangan, perusahaan, lembaga, atau organisasi yang membeli produk industri dengan tujuan untuk memproduksi produk lainnya, mendapatkan keuntungan, mengurangi biayabiaya, dan lain-lain. Karakteristik Pasar Industri, yaitu : 
1. Struktur dan Permintaan Pasar.
a) Pasar Industri memiliki lebih sedikit pembeli tetapi lebih besar nilainya. 
b) Pelangan pasar iIndustri lebih terkonsentrasi secara geografis. 
c) Permintaan pembeli industri merupakan turunan dari permintaan konsumen akhir. 
d) Permintaan di pasar industri lebih inelastic – kurang terpengaruh oleh perubahan harga jangka pendek.
e) Permintaan di pasar industri lebih berfluktuatif dan lebih cepat. 
2. Sifat unit pembelian 
a) Pembelian di pasar industri melibatkan lebih banyak pembeli.            
b) Pembelian dipasar industri melibatkan usaha pembelian yang lebih professional. 
3. Berbagai tipe Keputusan dan Proses Pengambilan Keputusan. 
a) Pembeli di pasar industri biasanya menghadapi pengambilan keputusan yang kompleks. 
b) Proses pembelian industri lebih formal.
c) Dalam pembelian di pasar industri, penjual dan pembeli bekerja lebih erat dan membangun hubungan jangka panjang.

C. Sistem Informasi Pemasaran dan Proses Riset Pemasaran
1.      Identifikasi masalah/kesempatan dan peentuan tujuan riset
2.      Pengembangan desain penelitian
3.      Pengumpulan data
4.      Pemrosesan dan amalisis data
5.      Penyajian temuan riset

D. Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Riset Pemasaran
1.Market Share Analysis
pengertian market share adalah bagian dari seluruh permintaan atas suatu barang yang mencerminkan golongan konsumen berdasarkan ciri khasnya (market segment). Penggolongan konsumen dapat dikelompokkan berdasarkan tingkat penghasilan, usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status sosial.
Pangsa pasar atau market share adalah bagian dari pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan dan seluruh potensi jual, umumnya dinyatakan dalam persentase. Market share atau pangsa pasar adalah persentase total penjualan suatu perusahaan dari seluruh sumber dengan total penjualan produk (barang dan jasa) dalam suatu industri tertentu.
Mengukur Keberhasilah Perusahaan Dalam Market Share
Pangsa pasar adalah persentase penjualan yang dibukukan oleh suatu perusahaan dari keseluruhan penjualan para pesaing gabungan di industri tertentu. Artinya, market share adalah salah satu indikator yang digunakan suatu perusahaan dalam mengukur keberhasilan mereka dibanding kompetitornya.
Sebagai contoh, suatu perusahaan pada tahun 2008 memiliki target market share sebanyak 10% dari keseluruhan pasar. Untuk mencapai target pasar tersebut, dibutuhkan biaya promosi sebesar Rp40 juta.
Jika ternyata pangsa pasar yang didapatkan lebih dari 10% (misalnya 12%), itu artinya kinerja perusahaan berjalan baik. Sebaliknya, jika di tahun tersebut pangsa pasar yang didapatkan hanya 9% maka itu menunjukkan kinerja pemasaran kurang baik dan perusahaan akan menghadapi masalah efisiensi & efektifitas.
Adapun beberapa faktor yang perlu ditelusuri dalam mengkaji masalah perusahaan yang tidak mampu mencapai pangsa pasar adalah:
·         Besarnya pangsa pasar yang terlalu tinggi
·         Pesaing baru semakin banyak di industri yang sama
·         Terjadi penurunan daya saing perusahaan
·         Promosi yang tidak dapat mencapai target market atau tidak tepat sasaran
Cara Mengetahui Ukuran Pasar
Untuk mengetahui dan menetapkan ukuran pasar dan market share-nya, diperlukan riset pasar yang cukup mendalam. Oleh karena itu, pengusaha harus dapat mendefinisikan pasar yang akan dibidik sehingga dapat melihat potensi pasar tersebut.
Selanjutnya, setelah mengetahui ukuran pasar dan mengetahui segmen pasar yang dibidik, maka langkah berikutnya adalah mempelajari siapa pesaing di pasar tersebut dan berapa banyak pasar yang telah dikuasai oleh mereka.
Perusahaan yang membuat perencanaan strategi harus mengembangkan strategi bauran pemasaran, dan mempersempit segmentasi produk sehingga promosi tepat sasaran.
Sebagai contoh, suatu perusahaan yang berada di industri minuman. Tidak cukup hanya menjelaskan bisnisnya adalah minuman, tapi harus lebih fokus. Misalnya minuman kopi, teh, rasa buah, dan lain sebagainya.
Cara Meningkatkan Market Share
Memahami pengertian pangsa pasar atau market share merupakan hal yang penting. Alasannya, dengan mengetahui pangsa pasar yang dibidik maka suatu perusahaan dapat memahami kekuatan dan kelemahannya serta dapat mengantisipasi pasar.
Memahami kelebihan dan kekurangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan analisis SWOT. Dengan begitu maka suatu perusahaan dapat melakukan berbagai hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, misalnya mengubah harga, mengubah layanan, meningkatkan promosi pemasaran, mengubah cara distribusi, dan sebagainya.
Lalu bagaimana cara meningkatkan pangsa pasar saat suatu perusahaan memulai bisnis perdagangan. Berikut ini tips singkatnya:
1.      Memilih bisnis yang masih tergolong baru dan belum banyak dijalankan perusahaan lain.
2.      Memiliki keyakinan bahwa perusahaan tersebut akan berhasil di bisnis yang dijalankan.
3.      Menentukan visi dan misi perusahaan mengenai target bisnis di masa depan.
4.      Memperhitungkan kekuatan para kompetitor di industri yang sama.
5.      Memperhatikan pergerakan harga di industri yang dibidik dan menentukan harga yang paling sesuai.
6.      Menciptakan dan membangun jaringan pasar sehingga bisnis menjadi lebih besar.

2.Sales Analysis
                Analisis penjualan memeriksa laporan penjualan untuk melihat barang dan jasa apa yang telah dan belum terjual dengan baik. Analisis ini digunakan untuk menentukan bagaimana cara menyimpan persediaan, bagaimana mengukur keefektifan tenaga penjualan, bagaimana mengatur kapasitas produksi dan untuk melihat bagaimana kinerja perusahaan terhadap tujuannya.
3.Forecasting
Peramalan atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Forecasting adalah seni dan ilmu memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Peramalan merupakan salah satu fungsi yang sangat penting karena hampir semua keputusan bisnis diambil berdasarkan peramalan apa yang akan terjadi di masa depan. Perencanaan-perencanaan bisnis seperti model produk dan jumlah unit yang akan diproduksi, pasar mana yang paling berpotensi, berapa banyak karyawan yang harus direkrut, berapa banyak modal yang harus disediakan dan berapa banyak bahan baku yang harus dibeli pada umumnya dibuat berdasarkan Forecast atau Peramalan yang ditentukan oleh Manajemen.
Peramalan yang buruk akan menghasilkan keputusan bisnis yang salah dan membuat perusahaan tidak siap untuk memenuhi tuntutan masa depan sehingga akan sangat membahayakan perusahaan itu sendiri. Konsekuensinya dapat berupa hilangnya pelanggan atau menderita kerugian yang besar atau bahkan memaksa perusahaan yang bersangkutan keluar dari bisnisnya. Dan tentunya, sebuah Peramalan atau Forecasting yang baik dan akurat dapat membantu perusahaan dalam mempersiapkan semua sumber dayanya  untuk menghadapi semua tuntutan di masa depan sehingga dapat menguntungkan perusahaan tersebut dan memenangi persaingan bisnisnya.
4.Competitor Analysis
Analisis pesaing dalam pemasaran dan manajemen strategis adalah penilaian kekuatan dan kelemahan pesaing saat ini dan yang potensial. Analisis ini memberikan konteks strategis ofensif dan defensif untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman. Profiling menggabungkan semua sumber analisis pesaing yang relevan ke dalam satu kerangka kerja dalam mendukung perumusan strategi, implementasi, pemantauan, dan penyesuaian strategi yang efisien dan efektif.
Analisis pesaing adalah komponen penting dari strategi perusahaan. Dikatakan bahwa sebagian besar perusahaan tidak melakukan jenis analisis ini secara sistematis. Sebagai gantinya, banyak perusahaan yang beroperasi pada apa yang disebut "kesan informal, dugaan, dan intuisi yang diperoleh melalui informasi rahasia tentang pesaing yang terus-menerus diterima setiap manajer." Akibatnya, pemindaian lingkungan tradisional menempatkan banyak perusahaan pada risiko titik buta kompetitif yang berbahaya karena kurangnya analisis pesaing yang kuat








referensi : Havaldar, Krishna. Industrial Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.

Sunday, October 27, 2019

Tugas Manajemen Pemasaran Industri M4 (HUBUNGAN PEMBELIAN DENGAN PENJUAL )

HUBUNGAN PEMBELIAN DENGAN PENJUAL


HUBUNGAN PEMBELIAN DENGAN PENJUAL

  1. Interaksi Pembeli dan Penjual
Pada bidang ekonomi, interaksi adalah suatu hal yang pasti terjadi dalam melakukan suatu kegiatan jual beli di lingkungan pasar. Interaksi adalah hubungan timbal balik antara 2 atau lebih individu dan salah satu hal yang menjadi syarat pasar. Interaksi dilakukan antara pembeli dan penjual karena adanya kegiatan permintaan dan penawaran. Apabila tidak ada interaksi, maka tidak akan terjadi suatu komunikasi antara penjual dan pembeli, dan jika tidak adakomunikasi, maka tidak akan terjadi suatu transaksi jual beli. Komunikasi yang dilakukan juga tidak memaksakan kehendak, namun lebih kepada meyakinkan orang lain, dalam hal ini yaitu pembeli, supaya pembeli bersedia melakukan suatu perilaku pembelian. Dan tujuan akhir dari interaksi yaitu berusaha untuk melakukan perubahan perilaku. Perubahan perilaku yang dimaksud adalah jadi atau tidaknya konsumen membeli sebuah barang, dan perubahan ini tidak dapat terjadi secara langsung, melainkan memerlukan adanya suatu proses seperti memikirkan barang yang mau dibeli terlebih dahulu.
hal terpenting antara penjual dengan pembeli harus adanya hubungan interaksi yang baik antara pembeli dengan penjual. ketika pembeli dan penjual bertemu hal awal yang perlu dilakukan adalah mereka harus saling memberikan pandangan, pemikiran dan persepsi masing-masing sehingga dapat diketahui hal apa saja yang diharapkan masing-masing agar dapat saling menguntungkan dan dapat terjalin hubungan interaksi yang baik. penjual akan menceritakan keunggulan produk yang akan dijual dengan melakukan presentasi, sebagai penjual harus dapat meyakinkan pihak pembeli sehingga pihak pembeli akan merespon dengan baik. selain keunggulan produk pihak pembeli akan memperhatikan hal-hal penting lainnya seperti bagaimana reputasi perusahaan penjual tersebut sehingga butuh waktu untuk memutuskan apakah pihak pembeli akan memutuskan menjalin hubungan dengan pihak penjual tersebut

  1. Tipe – Tipe Hubungan
Ada hal yang harus diperhatikan dalam menjalin hubungan kerja antara pembeli dan penjual sebagai pihak yang akan melakukan bisnis bersama, agar hubungan yang terjalin dapat tetap baik.
           
Biasanya pihak pembeli dan penjual akan mengikat  hubungan mereka dengan hal-hal yang mereka sepakati bersama.
Tipe-tipe Hubungan Antara Pembeli Dengan Penjual :
1.      Hubungan yang terjalin karena transaksi
Dengan adanya perubahan waktu dan diikuti dengan persaingan harga produk dari pesaing lain, biasanya pihak penjual memiliki cara sendiri agar pelanggannya tidak pergi pada perusahaan lain, cara yang dilakukan pihak penjual biasanya akan memberikan / mengajak kesepakatan dalam bertransaksi misalnya dengan memberikan potongan harga kepada pelanggannya
2.      Hubungan karena strategi pemasaran
Setelah meneliti target pasar mana yang akan dikuasai pihak penjual akan melakukan berbagai macam strategi sehingga banyak pihak yang tertarik akan produknya

  1. Customer Relationship Management (CRM)
Customer relationship management (CRM) adalah kombinasi dari praktik, strategi dan teknologi yang digunakan perusahaan untuk mengelola dan menganalisis interaksi dan data pelanggan di seluruh siklus hidup pelanggan, dengan tujuan meningkatkan hubungan layanan pelanggan dan membantu dalam retensi pelanggan dan mendorong pertumbuhan penjualan. Sistem CRM mengumpulkan data pelanggan di berbagai saluran, atau titik kontak antara pelanggan dan perusahaan, yang dapat mencakup situs web perusahaan, telepon, obrolan langsung, surat langsung, materi pemasaran, dan media sosial. Sistem CRM juga dapat memberikan informasi terperinci kepada staf yang menghadap pelanggan tentang informasi pribadi pelanggan, riwayat pembelian, preferensi dan kekhawatiran pembelian. Komponen CRM
Pada tingkat paling dasar, perangkat lunak CRM mengkonsolidasikan informasi dan dokumen pelanggan ke dalam satu basis data CRM sehingga pengguna bisnis dapat lebih mudah mengakses dan mengelolanya.

Seiring waktu, banyak fungsi tambahan telah ditambahkan ke sistem CRM untuk membuatnya lebih bermanfaat. Beberapa fungsi ini termasuk merekam berbagai interaksi pelanggan melalui email, telepon, media sosial atau saluran lainnya; tergantung pada kemampuan sistem, mengotomatisasi berbagai proses otomatisasi alur kerja, seperti tugas, kalender, dan peringatan; dan memberi manajer kemampuan untuk melacak kinerja dan produktivitas berdasarkan informasi yang dicatat dalam sistem.
 Alat CRM dengan kemampuan otomasi pemasaran dapat mengotomatiskan tugas yang berulang untuk meningkatkan upaya pemasaran di berbagai titik dalam siklus hidup. Sebagai contoh, ketika prospek penjualan masuk ke dalam sistem, itu mungkin secara otomatis mengirimkan bahan-bahan pemasaran prospek, biasanya melalui email atau media sosial, dengan tujuan mengubah prospek penjualan menjadi pelanggan penuh.
Otomasi tenaga penjualan: Alat otomatisasi tenaga penjualan melacak interaksi pelanggan dan mengotomatiskan fungsi bisnis tertentu dari siklus penjualan yang diperlukan untuk mengikuti arahan dan menarik serta mendapatkan pelanggan baru.
Otomatisasi pusat kontak: Dirancang untuk mengurangi aspek membosankan dari pekerjaan agen pusat kontak, otomasi pusat kontak mungkin menyertakan audio yang direkam sebelumnya yang membantu penyelesaian masalah pelanggan dan penyebaran informasi. Berbagai alat perangkat lunak yang berintegrasi dengan alat desktop agen dapat menangani permintaan pelanggan untuk mengurangi waktu panggilan dan menyederhanakan proses layanan pelanggan.

  1. Berbagai Metode Untuk Mempengaruhi Konsumen Industri
1.      Presentasi Penjual
Sebelum melakukan presentasi penjual akan mencari tahu terlebih dahulu informasi tentang apa saja yang diinginkan oleh pembeli, setelah mengetahui apa yang diinginkan maka dengan mudah pihak penjual akan mempromosikan produk dengan berbagai service yang ditawarkan sehingga pihak pembeli ingin mencoba produknya.
2.      Negosiasi Dengan Pembeli
Salah satu cara yang akan dilakukan pihak penjual akan memberikan/menjanjikan service yang terbaik didalam negosiasinya
3.      Informasi
Dalam negosiasi hal yang terpenting yaitu mencari tahu informasi apa yang diinginkan pembeli dan penjual akan meyakinkan pembeli bahwa perusahaannya memiliki kualitas terbaik dengan menunjukkan berita tentang perusahaan tersebut yang pernah diterbitkan di koran, majalah atau lainnya

  1. Kesepekatan Khusus Antara Pembeli dan Penjual
Hadirnya pasar di lingkungan masyarakat sangat penting. Karena pasar bagai roda perekonomian suatu negara. Sehingga muncullah fungsi utama pasar seperti pembentukan harga, distribusi, promosi, penyerapan tenaga kerja, dan menyediakan barang serta jasa. Dalam sebuah kegiatan pemasaran, seringkali ditemukan atau dilakukan kesepakatan khusus. Kesepakatan khusus ini adalah kesepakatan yang tidak umum dilakukan atau hanya disepakati oleh penjual dan pembeli tertentu yang mempunyai kepentingan atau tujuan tertentu seperti negosiasi jual beli barang baik dari jumlah barang, kapan dan dimana barang itu akan dibeli serta tujuan pembelian barang tersebut.

  1. Pelayanan Konsumen
Situasi layanan pelanggan yang paling umum adalah pelanggan atau klien yang mencari pertolongan sehingga sangat penting untuk mendapatkan interaksi atau pertolongan dengan benar. Pelanggan yang mencari pertolongan tidak hanya akan merasa bahwa dia telah diperlakukan dengan baik namun akan lebih baik lagi untuk membeli produk atau layanan dari bisnis kamu. Gunakan tips berikut untuk layanan pelanggan yang lebih baik untuk mendidik staf kamu dan mengevaluasi kinerja layanan pelanggan.
Ada beberapa hal atau cara yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan yang baik :
1.      Membuat pelanggan merasa dihargai yaitu dengan mengakui dia sesegera mungkin. Jadi ketika seseorang memasuki kantor/toko , kamu harus segera menyapa dan memperhatikan kebutuhanya, berhenti melakukan apapun sesegera mungkin. Namun apabila memang masih sibuk mengangkat telepon atau yang lainya, kamu bisa meminta pelanggan menunggu terlebih dahulu dengan sopan
2.      Menyapa pelanggan dengan cara yang bersahabat tapi tepat seperti melakukan kontak mata dan memberikan salam yang disertai senyuman
3.      Muncul saat ingin membantu
Jangan mendorong staf untuk terus-menerus menanyakan pada pelanggan sehingga mengganggu kegiatan pelanggan seakan-akan pelanggakan dikejar-kejar atau dibuntuti. Muncullah saat pelanggan membutuhkan bantuan.
4.      Bantu pelanggan dengan langsung menangani permintaan pelanggan/memecahkan masalah pelanggan.
·         Aktif mendengarkan pelanggan. Tunjukkan bahwa kamu secara aktif mendengarkan pelanggan dengan melakukan kontak mata, mengangguk, atau bahkan menuliskan catatan. Ajukan pertanyaan yang menjelaskan kapan pelanggan selesai berbicara jika perlu untuk mendapatkan rincian lebih lanjut yang akan memungkinkan kamu mengatasi masalah pelanggan. Jangan memutus pembicaraan pelanggan.
·         Mampu menawarkan saran yang tepat. Pelanggan sering memiliki pertanyaan yang tidak secara langsung mengenai produk atau layanan kamu namun terkait dengan mereka.
5.      Jadilah ceria, sopan dan hormat sepanjang interaksi customer service
Saat kamu melakukan interaksi dengan pelanggan tujukkan keceriaan wajahmu dengan selalu senyum dan mendengarkan pesan dari pelanggan, berperilaku sopan juga sangat penting ucapkan perkataan yang sesuai dengan keadaan pelanggan , seperti santai dengan pelangga usia muda , dan baku pada orang tua

6.      Tutup interaksi layanan pelanggan dengan tepat

Kamu harus menyelesaikan membantu pelanggan dengan secara aktif menyarankan langkah berikutnya. Jika dia siap melakukan pembelian pada saat ini, mengantar atau mengarahkan pelanggan untuk bantuan order dan informasikan tagihanya dan cara pembayarannya. Namun jika pembeli belum siap, anda bisa melakukan penawaran produk lain.



referensi :
Havaldar, Krishna. Industrial Marketing: Text And Cases, 2nd ed, McGraw-Hill, Singapore, 2005.